104 Santri TPQ dan TPA Ikuti Khatam Raya di Tibawa

oleh -217 Dilihat

maleonews.com, GORONTALO — Sebanyak 104 santri dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kecamatan Tibawa mengikuti Khatam Raya Santri TPQ/TPA tingkat Kecamatan Tibawa, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Gorontalo.

Dalam kesempatan itu, Tonny menyampaikan apresiasi kepada para ustadz, ustadzah, orang tua, dan panitia yang terlibat dalam pembinaan santri di Kecamatan Tibawa.

Menurut Tonny, kegiatan khatam Al-Qur’an tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter anak.

“Kegiatan ini sangat relevan dengan visi pembangunan daerah, yaitu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas—tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh iman dan akhlaknya,” ujar Tonny.

Tonny mengatakan Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama LPTQ akan terus mendorong pembinaan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an di tengah masyarakat, termasuk melalui kegiatan pendidikan Al-Qur’an di tingkat desa.

Ia juga mengajak orang tua dan masyarakat mendampingi anak-anak dalam kegiatan yang bersifat edukatif dan keagamaan, termasuk dalam penggunaan perangkat digital.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tibawa berharap kegiatan Khatam Raya dapat terus dikembangkan. Salah satu gagasan yang disampaikan adalah pelaksanaan wisuda santri secara massal di tingkat Kabupaten Gorontalo.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo Iswad Abdullah Pakaya juga mengajak pemerintah desa dan orang tua untuk mendukung anak-anak mengikuti pendidikan Al-Qur’an.

Ia menyebut Kabupaten Gorontalo memiliki jumlah TPQ yang cukup banyak. Data mengenai jumlah tersebut perlu merujuk pada pendataan resmi Kementerian Agama untuk memastikan angka dan periode yang digunakan.

Khatam Raya menjadi salah satu bentuk kegiatan yang melibatkan lembaga pendidikan Al-Qur’an, keluarga, dan masyarakat dalam memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengikuti pembelajaran keagamaan secara terarah.

No More Posts Available.

No more pages to load.