Arif Rahim Sebut Pernyataan Kabid Promosi dan Mutasi BKPSDM Menyesatkan Publik

oleh -54 Dilihat
oleh

maleonews.com, Kab. Gorontalo – Polemik pengangkatan 10 Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas di Kabupaten Gorontalo kembali memanas. Kali ini, sorotan tajam datang dari Arif Rahim yang menuding pernyataan Kepala Bidang Promosi dan Mutasi BKPSDM, Karlina Tombokan, sebagai bentuk “pembohongan publik”.
Dengan nada kecewa, Arif Rahim menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan pihak BKPSDM di salah satu media online dinilai bertolak belakang dengan fakta yang terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya.
“Ini pembohongan publik. Ibu Kabid lupa bahwa RDP kemarin ada rekamannya dan masih sangat utuh serta jelas untuk kami buka ke publik,” tegas Arif.
Pernyataan tersebut disampaikan Arif usai mencermati klarifikasi BKPSDM terkait polemik yang kini menjadi sorotan luas masyarakat. Ia menilai ada upaya menggiring opini yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.
Dalam RDP, Kabid Mutasi disebut menyatakan bahwa penunjukan 10 Plt Kepala Puskesmas merupakan usulan dari Dinas Kesehatan. Namun, pernyataan itu justru dibantah oleh Sekretaris Dinas Kesehatan. Tak hanya itu, Kabid Mutasi juga sempat menyampaikan bahwa pihaknya hanya menjalankan perintah pimpinan.
Menanggapi hal tersebut, Arif meminta agar pihak BKPSDM tidak membangun opini yang berpotensi menyesatkan publik.
“Jangan membangun opini yang menyesatkan, seolah ada sesuatu yang ditutup-tutupi,” tegasnya.
Arif Rahim sendiri diketahui merupakan pelapor dalam dugaan maladministrasi terkait pengangkatan 10 Plt Kepala Puskesmas di Kabupaten Gorontalo. Ia menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap membuka fakta-fakta yang sebenarnya ke publik.
Kasus ini semakin memperkuat desakan masyarakat agar DPRD Kabupaten Gorontalo segera mengusut tuntas dugaan pelanggaran dalam proses pengangkatan tersebut, termasuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab di balik kebijakan kontroversial ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.