Bupati Gorontalo Dorong Turnamen Sepak Takraw Jadi Ajang Pembinaan Atlet

oleh -161 Dilihat

maleonews.com, GORONTALO — Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mendorong turnamen sepak takraw antarklub tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet di daerah.

Hal itu disampaikan Sofyan saat menutup Turnamen Sepak Takraw Antarklub se-Kabupaten Gorontalo 2026 di Lapangan Takraw Usya, Desa Limehe Timur, Kecamatan Tabongo, Selasa (15/9/2026).

Sofyan mengatakan kompetisi olahraga dapat menjadi ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun sikap sportif dalam pertandingan.

Menurutnya, hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran dalam sebuah kompetisi. Kemampuan menghadapi tekanan, keberanian bertanding, serta menghargai lawan juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter atlet.

“Kemenangan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan. Keberanian untuk bertanding, ketangguhan dalam menghadapi tekanan, serta kemampuan menghargai sesama adalah nilai-nilai besar yang harus kita bawa pulang,” ujar Sofyan.

Pada partai final, Sofyan juga mengumumkan pemberian bonus khusus bagi tim yang mampu memenangkan set pertama. Bonus tersebut diberikan sebagai tambahan motivasi bagi pemain yang bertanding.

“Untuk menambah semangat juang para pemain, kami memberikan bonus khusus bagi tim yang berhasil merebut keunggulan di set pertama,” katanya.

Sofyan mengatakan Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan mendorong pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Menurutnya, kompetisi antarklub dapat menjadi salah satu sarana untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet sekaligus memberi pengalaman bertanding.

“Kami akan terus mendorong pembinaan olahraga agar potensi generasi muda dapat tersalurkan dan terasah. Dari turnamen ini, saya berharap lahir tim-tim yang kuat, tangguh, kompak, dan memiliki mental juara,” ujarnya.

Penutupan turnamen tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gorontalo, Camat Tabongo, Sekretaris Camat Tabongo, Kapolsek Batudaa, serta sejumlah pejabat dan undangan.

Pembinaan olahraga selanjutnya diharapkan tidak hanya bergantung pada penyelenggaraan turnamen, tetapi juga dilakukan melalui latihan rutin, kompetisi berjenjang, serta pendampingan atlet dan klub secara berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.