Bupati Gorontalo Minta Posyandu Perkuat Layanan Kesehatan hingga Tingkat Desa

oleh -24 Dilihat

maleonews.com, GORONTALO – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi meminta Tim Pembina Posyandu memperkuat koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dasar, terutama dalam penanganan kematian ibu dan bayi, tuberkulosis (TBC), malaria, imunisasi anak, serta pendampingan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Arahan tersebut disampaikan Sofyan saat membuka Pertemuan Advokasi, Koordinasi, dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di Hotel FOX, Kota Gorontalo, Kamis (15/10/2026).

Dalam sambutannya, Sofyan menjelaskan bahwa peran Posyandu kini tidak hanya berfokus pada penimbangan balita dan pelayanan ibu hamil. Posyandu juga diarahkan mendukung pelayanan dasar yang terintegrasi melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), dengan melibatkan berbagai sektor pemerintahan.

“Posyandu kita telah mentransfer dirinya menjadi enam layanan SPM. Ini tinggal bagaimana kita mengoptimalkan keberadaannya melalui sinergi lintas sektor dan OPD pengampu agar bisa diakses langsung hingga ke tingkat desa,” ujar Sofyan.

Ia menyoroti sejumlah persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian bersama. Berdasarkan evaluasi per kecamatan yang disampaikannya, kasus kematian ibu dan bayi masih menjadi perhatian, termasuk faktor gizi, kondisi ekonomi, dan kesehatan keluarga yang perlu ditangani secara terpadu.

Selain itu, upaya pencegahan dan penanganan TBC perlu diperkuat. Kewaspadaan terhadap malaria juga menjadi perhatian, terutama di wilayah yang mengalami peningkatan kasus.

Sofyan turut meminta pemerintah daerah memastikan pelaksanaan program imunisasi anak berjalan optimal agar cakupan pelayanan dapat memenuhi target yang ditetapkan.

Terkait pelayanan kesehatan jiwa, ia menekankan pentingnya pendampingan bagi ODGJ dengan mengedepankan pendekatan yang manusiawi. Jajaran kesehatan dan puskesmas diharapkan memberikan penanganan medis serta dukungan yang sesuai dengan kebutuhan pasien.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan lintas sektor agar pelayanan kesehatan dasar dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata, termasuk di wilayah pedesaan.

Kegiatan Bimtek ini diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu enam bidang SPM Posyandu, camat atau perwakilannya, kepala puskesmas, kader kesehatan, serta kepala desa dan lurah.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperkuat koordinasi dan merumuskan langkah tindak lanjut yang konkret sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Penguatan peran Posyandu diharapkan dapat mendukung peningkatan akses dan kualitas pelayanan dasar, sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menangani persoalan kesehatan masyarakat di Kabupaten Gorontalo.

No More Posts Available.

No more pages to load.