Bupati Sofyan Puhi Buka PASSA 2026, Dorong Santri Kembangkan Kreativitas dan Budaya Lokal

oleh -170 Dilihat

maleonews.com, GORONTALO – Pagelaran Akbar Seni Santri Al-Falah (PASSA) 2026 menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan karakter melalui seni dan budaya yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat membuka PASSA 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah, Sabtu malam (10/10/2026).

Menurut Sofyan, kegiatan seni di lingkungan pesantren tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga dapat mendukung proses pendidikan, pembinaan karakter, serta pengembangan potensi santri.

“Kegiatan ini bukan hanya pertunjukan seni atau ajang untuk menampilkan kreativitas para santri, tetapi juga menjadi wadah pendidikan, pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta penanaman nilai-nilai keislaman melalui seni dan budaya,” ujar Sofyan.

PASSA tahun ini merupakan penyelenggaraan kelima. Sofyan mengapresiasi konsistensi keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai ruang bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka.

Ia juga menekankan pentingnya peran pesantren dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, upaya tersebut memerlukan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren, orang tua, hingga masyarakat.

“Kita sangat bersyukur Pondok Pesantren Al-Falah telah mengambil bagian besar dalam menyiapkan generasi muda masa depan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama—pemerintah, dunia pendidikan, pesantren, orang tua, hingga seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sofyan juga mendorong para santri agar terus mengasah kemampuan dan mengembangkan kreativitas tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.

“Teruslah kembangkan kreativitas ini dengan sebaik-baiknya. Era hari ini adalah era kalian, maka pertahankan dedikasi, pertahankan jati diri, dan pertahankan budaya leluhur kita,” pesannya.

Pembukaan PASSA 2026 turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Wakil Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah, serta orang tua santri.

Melalui kegiatan ini, seni dan budaya diharapkan dapat menjadi salah satu sarana pembinaan generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.

No More Posts Available.

No more pages to load.