DLHK Imbau Warga Hindari Pembakaran Terbuka untuk Menjaga Kualitas Udara

oleh -80 Dilihat
Ilustrasi
Ilustrasi

maleonews.com, GORONTALO — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo terus memantau kualitas udara ambien di Kota Gorontalo melalui stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) yang berada di Taman Kota, depan kantor Telkom.

Berdasarkan keterangan DLHK Provinsi Gorontalo, hasil pemantauan menunjukkan kualitas udara secara umum masih relatif terkendali. Meski demikian, partikulat halus atau PM2.5 menjadi salah satu parameter yang perlu mendapat perhatian, terutama selama musim kemarau.

Melalui Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran, DLHK menyoroti potensi peningkatan konsentrasi partikel di udara akibat sejumlah aktivitas, seperti emisi kendaraan bermotor, debu jalan, kegiatan konstruksi, pembakaran terbuka, serta kebakaran vegetasi dan lahan.

AQMS merupakan sistem pemantauan yang digunakan untuk mengukur kualitas udara ambien secara otomatis dan berkelanjutan melalui sejumlah parameter pencemar. Data dari stasiun ini dapat menjadi salah satu bahan evaluasi dalam melihat kondisi udara dan menentukan langkah pengendalian pencemaran.

DLHK Provinsi Gorontalo mengimbau masyarakat untuk menghindari pembakaran sampah secara terbuka dan meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara. Pengendalian sumber emisi dan debu juga dinilai penting untuk menjaga kualitas lingkungan, khususnya saat musim kemarau.

Meski hasil pemantauan yang disampaikan DLHK belum menunjukkan kondisi pencemaran yang dinilai kritis, pemantauan berkala tetap diperlukan untuk mengantisipasi perubahan konsentrasi partikulat, termasuk PM2.5 dan PM10.

No More Posts Available.

No more pages to load.