maleonews.com, Kabupaten Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai mengambil langkah serius dalam menindaklanjuti dugaan gratifikasi yang menyeret nama pejabat di Rumah Sakit MM Dunda Limboto. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Zufri Damima, menyatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil semua pihak terkait dalam waktu dekat.
“Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, yang dengan tegas meminta agar dugaan gratifikasi ini diusut tuntas,” ujar Zufri saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/6/2025).
Langkah ini diambil menyusul beredarnya tangkapan layar percakapan yang mencurigakan antara seorang perempuan dan salah satu pejabat di RS MM Dunda Limboto. Percakapan tersebut memunculkan indikasi kuat adanya gratifikasi yang berkaitan dengan proyek atau pengadaan di lingkungan rumah sakit.
Kasus ini tengah menjadi perhatian publik karena menyangkut integritas pelayanan kesehatan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik. Pemerintah daerah pun bergerak cepat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses penanganannya.
Sementara itu, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Masyarakat kini menanti hasil pemeriksaan dan klarifikasi dari pihak-pihak yang akan dipanggil oleh tim BKPSDM.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo menegaskan komitmennya dalam pemberantasan praktik-praktik menyimpang di lingkungan pemerintahan, termasuk sektor kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan publik.