Jelang Iduladha 1447 H, Prosesi Adat Sakral Warnai Kabupaten Gorontalo, Sidang Momiduduto Segera Digelar

oleh -7 Dilihat
oleh

maleonews.com, Kab. Gorontalo — Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menerima kunjungan resmi Tim Po’ota atau para pemangku adat, Senin (25/05/2026).
Prosesi adat tersebut diterima secara terpisah oleh Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, Wakil Bupati H. Tonny S. Junus, dan Sekretaris Daerah Sugondo Makmur sebagai bagian dari rangkaian tradisi adat menyambut hari besar keagamaan di Kabupaten Gorontalo.
Kunjungan adat mopo’ota itu merupakan tahapan sakral yang bertujuan menyampaikan pemberitahuan resmi kepada para pembesar negeri atau ulipu terkait pelaksanaan Sidang Adat Momiduduto, yakni musyawarah adat untuk penetapan waktu pelaksanaan Hari Raya Iduladha.
Berdasarkan hasil koordinasi bersama Tim Mopo’ota, Sidang Adat Momiduduto dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 18.30 WITA di Rumah Adat Bantayo Poboide, Limboto.
Prosesi tersebut akan dilaksanakan dengan ketentuan seluruh peserta mengenakan pakaian adat Takowa Da’a sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan adat Gorontalo.
Setelah rangkaian sidang adat selesai, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan melanjutkan agenda perayaan Iduladha dengan pelaksanaan Salat Id berjamaah pada Rabu, 27 Mei 2026 pukul 07.00 WITA di Masjid Agung Baiturrahman Limboto.
Dalam pelaksanaan Salat Id tersebut, seluruh jajaran pemerintah daerah juga diwajibkan mengenakan pakaian adat Takowa Da’a sebagai bentuk pelestarian budaya lokal yang dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan.
Rangkaian perayaan Hari Raya Iduladha kemudian akan ditutup dengan doa haul bersama yang digelar di Rumah Dinas Bupati Gorontalo usai pelaksanaan Salat Iduladha.
Tradisi ini kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam menjaga harmoni antara pemerintahan, adat, dan syariat Islam sebagaimana falsafah daerah, “Adat bersendikan Syara’, Syara’ bersendikan Kitabullah,” yang terus dijaga dalam setiap momentum keagamaan di Bumi Hulondalo.

No More Posts Available.

No more pages to load.