Kabupaten Gorontalo Raih Terbaik III Nasional Pelayanan KB dan Pecahkan Rekor MURI

oleh -8 Dilihat

maleonews.com, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo meraih penghargaan Terbaik III Nasional dalam Pelayanan Keluarga Berencana (KB) pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-74. Penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tersebut diserahkan pada momentum Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Kamis (6/2/2026), di halaman Kantor Bupati Gorontalo.

Selain penghargaan tingkat nasional, Kabupaten Gorontalo juga mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas capaian layanan 57.936 akseptor Intrauterine Device (IUD). Capaian tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya penguatan pelayanan KB dan pengendalian laju pertumbuhan penduduk di daerah.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran tenaga kesehatan, khususnya para bidan, yang terlibat langsung dalam pelayanan kepada masyarakat hingga tingkat desa.

“Penghargaan dan Rekor MURI ini menjadi indikator bahwa pelayanan KB di Kabupaten Gorontalo berjalan dengan baik. Fokus kami bukan hanya pada pengendalian angka kelahiran, tetapi juga pada pembangunan keluarga yang sehat, terencana, dan berkualitas,” ujar Sofyan.

Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta partisipasi masyarakat dalam mengikuti program KB secara sukarela dan teredukasi.

Data layanan yang tercatat sebanyak 57.936 akseptor IUD disebut sebagai bagian dari implementasi program Bangga Kencana yang dikelola secara berkelanjutan. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperluas akses layanan kesehatan reproduksi serta memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga.

Pemkab Gorontalo berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk mempertahankan kualitas pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.