PLN Nusantara Power dan DLH Kota Gorontalo Sepakati MoU Pengelolaan Sampah Organik

oleh -11 Dilihat
oleh

maleonews.com, Gorontalo, 28 Juli 2025 — PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo (UPGT) melalui Unit Layanan Pembangkitan Listrik Tenaga Diesel (ULPLTD) Telaga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, khususnya Rumah Kompos, terkait pengelolaan sampah organik. Penandatanganan ini menjadi tonggak awal sinergi antara sektor industri dan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang lebih berkelanjutan dan produktif.

MoU ditandatangani langsung oleh Manager ULPLTD Telaga, Marwan Maloho, dan Kepala DLH Kota Gorontalo, Dr. Ir. Andris Amir, ST., MT., yang sepakat menjalin kerja sama dalam pengumpulan, pencatatan, dan pengiriman sampah organik dari lingkungan operasional PLN untuk dikelola lebih lanjut di Rumah Kompos DLH.

Manager PLN Nusantara Power UPGT, Adi Nugroho, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Kami percaya pengelolaan lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata dari sinergi industri dan pemerintah untuk menciptakan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Adi.

Dalam kerja sama tersebut, PLN bertanggung jawab atas pemilahan dan pengumpulan sampah organik dari lingkungan perusahaannya, termasuk menanggung biaya pengiriman ke fasilitas pengolahan DLH. Sementara itu, pihak DLH akan mengelola limbah organik tersebut menjadi produk bernilai ekonomi, dengan seluruh hasil pengelolaan menjadi hak DLH.

Kesepakatan ini akan berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Untuk menjamin kelancaran implementasinya, akan dilakukan koordinasi rutin melalui pertemuan langsung maupun komunikasi daring.

Kedua pihak berharap, melalui nota kesepahaman ini akan tercipta ekosistem pengelolaan sampah organik yang efisien, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi model kolaboratif antara dunia industri dan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan di tingkat lokal.

No More Posts Available.

No more pages to load.