PPDI KABGOR SERAHKAN SANTUNAN DUKA, HARIS TOME: SOLIDARITAS PERANGKAT DESA HARUS TERUS HIDUP

oleh -168 Dilihat
oleh

maleonews.com, KABGOR — Kepedulian terhadap keluarga perangkat desa yang tengah berduka kembali ditunjukkan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Gorontalo.

Senin (28/9/2026), PPDI Kabupaten Gorontalo menyerahkan santunan duka kepada keluarga almarhum Sito Buka, Kepala Dusun Perintis, Desa Iloponu, Kecamatan Tibawa.

Penyerahan santunan berlangsung di kediaman almarhum dan turut dihadiri Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Gorontalo Haris Suparto Tome, jajaran pengurus PPDI, serta Pemerintah Desa Iloponu.

Ketua PPDI Kabupaten Gorontalo, Agus N. Ali, mengatakan santunan duka tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas seluruh perangkat desa se-Kabupaten Gorontalo terhadap keluarga rekan mereka yang sedang mengalami musibah.

Menurutnya, program santunan duka telah berjalan selama kurang lebih dua tahun dan menjadi salah satu bentuk nyata kebersamaan di lingkungan perangkat desa.

“Program santunan duka ini sudah berjalan selama dua tahun. Kami mengapresiasi seluruh perangkat desa se-Kabupaten Gorontalo yang dengan ikhlas menyisihkan rezekinya untuk membantu keluarga rekan kita yang sedang berduka,” ujar Agus.

Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak semata-mata dilihat dari nilai materi yang diberikan, tetapi lebih kepada kepedulian dan rasa kekeluargaan yang dibangun antarperangkat desa.

“Ini adalah bentuk kebersamaan. Ketika ada keluarga kita yang mengalami musibah, kita hadir dan saling menguatkan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome, mengapresiasi langkah PPDI yang secara konsisten membangun kepedulian terhadap sesama perangkat desa.

Menurut Haris, solidaritas seperti ini menunjukkan bahwa perangkat desa tidak hanya bekerja sebagai bagian dari pemerintahan, tetapi juga memiliki ikatan sosial dan rasa kekeluargaan yang kuat.

“Bagi saya, santunan ini bukan sekadar soal berapa besar bantuan yang diberikan. Yang jauh lebih penting adalah pesan bahwa ketika ada keluarga kita yang berduka, tidak boleh dibiarkan menghadapi kesedihan sendirian,” kata Haris.

Haris menilai, budaya saling membantu dan hadir ketika sesama mengalami musibah merupakan nilai sosial yang perlu terus dipertahankan.

“Ini adalah bentuk gotong royong yang sangat baik. Pemerintah tentu mengapresiasi kepedulian PPDI. Semoga tradisi seperti ini terus hidup, karena kekuatan pemerintahan desa bukan hanya terletak pada administrasi, tetapi juga pada kebersamaan dan kepedulian orang-orang di dalamnya,” ujarnya.

Ia juga berharap kepedulian tersebut dapat menjadi contoh bahwa organisasi perangkat desa mampu memberikan manfaat langsung bagi anggotanya, khususnya ketika menghadapi situasi sulit.

Penyerahan santunan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat rasa persaudaraan di antara perangkat desa se-Kabupaten Gorontalo serta memastikan nilai solidaritas tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat desa.

No More Posts Available.

No more pages to load.