Razia Hingga Dini Hari, Tim Terpadu Temukan Kasus Sifilis di THM Tilango dan Limboto

oleh -47 Dilihat
oleh

maleonews.com, Kabupaten Gorontalo – Tim Terpadu Kabupaten Gorontalo kembali menemukan kasus positif sifilis saat menggelar operasi pengawasan di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM), Jumat malam (5/6/2026) hingga Sabtu dini hari (6/6/2026).


Operasi yang melibatkan Satpol PP, Badan Kesbangpol, Dinas Kesehatan, Bapenda, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) itu menyasar sejumlah THM di Kecamatan Tilango dan Kecamatan Limboto.


Hasil skrining kesehatan yang dilakukan petugas menemukan dua orang dinyatakan positif sifilis di dua lokasi berbeda. Di salah satu THM di Kecamatan Tilango, petugas kesehatan mendapati seorang wanita pemandu lagu (PL) positif sifilis.

Sementara di sebuah THM di Kecamatan Limboto, seorang pengunjung pria juga dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di lokasi.

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur medis yang berlaku.


Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Gorontalo, Mohamad Payuhi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah terpadu pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan lingkungan usaha tetap sehat dan aman bagi masyarakat.


Menurutnya, pengawasan yang dilakukan bukan semata-mata untuk penegakan aturan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit menular yang dapat berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat.


“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Gorontalo untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan sehat.

Pemerintah tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga memastikan aspek kesehatan masyarakat tetap terjaga,” ujar Mohamad Payuhi.


Ia menambahkan, intensitas pengawasan akan terus ditingkatkan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII Tahun 2026 yang akan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.


“Kabupaten Gorontalo akan menjadi tuan rumah PENAS KTNA XVII. Karena itu, seluruh elemen harus berperan menjaga daerah ini tetap sehat, nyaman, dan memberikan citra positif bagi para tamu yang datang. Pencegahan selalu lebih baik daripada penanganan setelah masalah terjadi,” katanya.


Payuhi juga mengajak seluruh pengelola usaha hiburan malam untuk lebih memperhatikan standar kesehatan dan melakukan pengawasan internal terhadap aktivitas di tempat usahanya.


“Tempat usaha yang sehat bukan hanya menguntungkan pelaku usaha, tetapi juga melindungi pekerja, pengunjung, dan masyarakat secara luas. Kesadaran bersama menjadi kunci utama menciptakan Kabupaten Gorontalo yang aman, sehat, dan berdaya saing,” pungkasnya.


Pemerintah Kabupaten Gorontalo memastikan operasi terpadu akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum, kesehatan masyarakat, serta mendukung suksesnya penyelenggaraan PENAS KTNA XVII Tahun 2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.