Satreskrim Polres Gorontalo Selidiki Dugaan SIM Palsu Sopir Truk ODOL

oleh -81 Dilihat
oleh

maleonews.com, KABGOR – Gorontalo – Pengamanan lalu lintas yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo di Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, mengungkap pelanggaran yang tak biasa. Selain mengamankan truk over dimension over loading (ODOL), petugas juga menemukan surat izin mengemudi (SIM) milik sopir yang diduga palsu.

Kasus tersebut kini tengah didalami oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gorontalo.
Peristiwa ini bermula saat anggota Satlantas Polres Gorontalo melakukan pengaturan arus lalu lintas di area SPBU Desa Mongolato pada Minggu (22/2) sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, petugas melihat satu unit truk dengan nomor polisi DD 8427 MR yang diduga melanggar aturan dimensi kendaraan.

Secara kasat mata, truk tersebut tampak mengalami perubahan ukuran, baik dari sisi panjang, tinggi, maupun lebar, yang tidak sesuai dengan standar kendaraan angkutan barang.
Ketika dilakukan pemeriksaan dokumen kendaraan dan pengemudi, petugas menemukan kejanggalan pada kartu SIM yang ditunjukkan sopir. Dari ciri fisik kartu tersebut, polisi menduga dokumen yang digunakan bukan SIM resmi.

KBO Lantas Polres Gorontalo, IPTU Syam Bunga, mengatakan temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Satreskrim Polres Gorontalo untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Saat pemeriksaan dokumen, anggota menemukan kejanggalan pada SIM yang ditunjukkan pengemudi. Dari ciri fisiknya diduga bukan SIM resmi, sehingga kami koordinasikan dengan Satreskrim untuk pendalaman,” ujar IPTU Syam Bunga.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gorontalo, AKP Andrean Pratama, membenarkan pihaknya saat ini tengah mendalami dugaan penggunaan sekaligus kemungkinan adanya praktik pembuatan SIM palsu.
“Kasus ini masih kami dalami, baik terkait penggunaan maupun kemungkinan sumber pembuatan dokumen tersebut,” kata AKP Andrean Pratama.

Hingga kini, polisi masih menelusuri asal-usul SIM yang diduga palsu tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan pembuat dokumen ilegal yang terlibat.

No More Posts Available.

No more pages to load.