maleonews.com, Kabgor – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin menggema di Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo.
Pemerintah Desa Huntulohulawa ikut ambil bagian dalam lomba gerak jalan tingkat kecamatan dengan menampilkan barisan ibu-ibu yang penuh semangat dan kekompakan.
Menariknya, peserta gerak jalan Desa Huntulohulawa merupakan gabungan ibu-ibu Tim Penggerak PKK dan aparat desa.
Mengenakan seragam dengan penuh percaya diri, mereka berjalan menyusuri rute lomba sembari membawa semangat kemerdekaan dan menunjukkan kekompakan antarperangkat desa serta masyarakat.
Keikutsertaan tersebut bukan sekadar untuk memeriahkan perayaan HUT RI. Lebih dari itu, kegiatan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Kepala Desa Huntulohulawa, Supardi Dehi, mengatakan keikutsertaan pemerintah desa dalam gerak jalan merupakan bentuk dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 di tingkat Kecamatan Bongomeme.
“Kami sangat mengapresiasi semangat ibu-ibu PKK dan aparat Desa Huntulohulawa yang ikut mengambil bagian dalam kegiatan ini. Bagi kami, yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kebersamaan dan semangat kemerdekaan bisa terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Supardi.
Menurutnya, kegiatan seperti gerak jalan dapat menjadi momentum memperkuat hubungan antara pemerintah desa, PKK dan masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah desa dan masyarakat harus selalu kompak. Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kebersamaan, kerja keras dan memberikan kontribusi terbaik untuk desa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Huntulohulawa, Netty Gani Lasena, mengaku bangga melihat antusiasme para ibu-ibu yang ikut dalam kegiatan tersebut.
“Ibu-ibu sangat bersemangat mengikuti gerak jalan ini. Kami mempersiapkan diri dengan penuh kebersamaan dan kekompakan. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk ikut memeriahkan HUT RI sekaligus mempererat persaudaraan,” kata Netty.
Netty menambahkan, semangat para ibu tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui peran aktif perempuan dalam keluarga dan pembangunan desa.
“Perempuan memiliki peran penting dalam membangun desa. Semangat kemerdekaan harus kita teruskan melalui keluarga yang kuat, lingkungan yang kompak dan kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kehadiran barisan ibu-ibu PKK dan aparat Desa Huntulohulawa pun menjadi salah satu warna tersendiri dalam semarak gerak jalan HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Bongomeme. Semangat mereka menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan bukan hanya tentang seremoni, tetapi juga tentang kebersamaan yang terus dirawat dari desa.








