Sofyan Puhi Cetak SDM Siap Kerja! Pelatihan Vokasi Jadi Senjata Baru Hadapi Ketatnya Dunia Kerja

oleh -67 Dilihat
oleh

maleonews.com, Kab. Gorontalo — Pemerintah Kabupaten Gorontalo menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan industri.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat menutup kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Gelombang I Tahun 2026 di Aula UPTD BLK Limboto, Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Sabtu (16/05/2026).
Dalam sambutannya, Sofyan memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara, instruktur, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan pelatihan mulai dari tahap persiapan hingga penutupan kegiatan.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan pelatihan di berbagai bidang keterampilan, seperti komputer, tata rias atau make up artist, servis sepeda motor injeksi, hingga menjahit pakaian menggunakan mesin.
“Keberhasilan saudara-saudari menyelesaikan pelatihan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas diri dan daya saing menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Sofyan.
Menurutnya, persaingan kerja saat ini semakin ketat dan dinamis sehingga para pencari kerja tidak cukup hanya mengandalkan ijazah pendidikan formal, tetapi juga harus memiliki kompetensi dan keterampilan khusus yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Sofyan menjelaskan, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terus berupaya menjawab tantangan tersebut melalui berbagai program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerja berbasis kompetensi.
Program-program tersebut, kata dia, mendapat dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja.
Ia menegaskan bahwa pelatihan berbasis kompetensi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi nyata dalam menciptakan tenaga kerja berkualitas dan berdaya saing tinggi.
“Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga ditanamkan sikap kerja profesional yang sesuai dengan standar kebutuhan industri,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo, lanjut Sofyan, akan terus memperkuat program pendidikan dan pelatihan vokasi sebagai langkah strategis menciptakan SDM unggul yang mampu bersaing di tengah perkembangan dunia kerja yang terus berubah.

No More Posts Available.

No more pages to load.