Sofyan Puhi Siapkan Gerakan Pangan Murah untuk 68 Ribu Warga, Inflasi dan Harga Bahan Pokok Jadi Sorotan

oleh -61 Dilihat
oleh

maleonews.com, Kab. Gorontalo — Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersiap meluncurkan program Gerakan Pangan Murah sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi daerah. Program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 68 ribu kelompok penerima yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo.


Rencana itu dibahas dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin langsung Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, di Ruang Dulohupa Kantor Bupati, Senin (18/05/2026).


Rapat penting tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, pimpinan OPD terkait, serta perwakilan Bank Indonesia, Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Pertamina.
Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menetapkan tiga fokus utama pengendalian inflasi, yakni memastikan ketersediaan pasokan pangan, memperlancar distribusi bahan pokok, serta menjaga harga tetap stabil di pasaran.


“Yang paling penting adalah pasokan tersedia dan distribusi dipermudah agar harga tetap terkendali. Karena itu koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat,” tegas Bupati Sofyan Puhi.


Ia menjelaskan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah nantinya akan dilakukan melalui kerja sama dengan Bulog dengan pola distribusi hingga ke tingkat kecamatan dan desa-desa.
Program tersebut tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga menjadi langkah antisipasi pemerintah menghadapi potensi lonjakan harga bahan pokok di pasar.


Selain pengendalian inflasi, rapat juga membahas kesiapan pasokan pangan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) yang akan digelar di Gorontalo.


Pemerintah memastikan stok pangan utama seperti beras, ikan, dan berbagai komoditas penting lainnya tetap aman dan mencukupi selama agenda nasional tersebut berlangsung.
Tak hanya itu, kesiapan stok pangan menjelang Hari Raya Idul Adha juga menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan harga tetap stabil di pasaran.

No More Posts Available.

No more pages to load.