Tagih Utang Baju Forkopim, Pebisnis Gorontalo “Ultimatum” Direktur BSG Limboto!

oleh -32 Dilihat
oleh

maleonews.com, Kab Gorontalo – Pebisnis tailor asal Gorontalo, Erna Usman, meluapkan kekecewaannya terhadap mantan Direktur BSG Pohuwato, Hasan Hamid, yang kini menjabat sebagai Direktur BSG Limboto. Erna menuntut agar Hasan segera melunasi pembayaran 28 kemeja pesanan Forum Koordinasi Pimpinan (Forkopim) Kabupaten Pohuwato yang dipesan sejak 12 April 2024.

Menurut pemilik Elegant Tailor ini, pesanan terdiri dari 15 kemeja lengan panjang untuk laki-laki, 5 kemeja lengan pendek, dan 8 kemeja lengan pendek untuk perempuan, dengan total nilai mencapai Rp 15.550.000.

“Kami menunggu itikad baik dari saudara Hasan Hamid, sebelum kami menempuh jalur hukum. Di sini kami hanya menuntut hak kami setelah kewajiban telah kami penuhi,” ujar Erna Minggu (13/7/2025).

Erna mengaku sudah berulangkali mencoba berkomunikasi dengan Hasan agar utang tersebut segera dibayar, namun hingga kini tak kunjung ada penyelesaian. Bahkan, menurutnya, Hasan pernah berjanji secara langsung di hadapan Bupati Pohuwato dan sejumlah anggota Forkopimda bahwa ia akan menyelesaikan pembayaran tersebut.

“Mungkin uang ini tidak seberapa untuk beliau, tapi bagi kami pengusaha kecil sangat berarti. Kami punya pekerja, karyawan yang harus digaji dan itu sangat bergantung pada pembayaran seperti ini,” lanjut Erna.

Ia menegaskan, langkah ini bukan upaya untuk mencari sensasi atau menjatuhkan nama baik seseorang, melainkan semata-mata menuntut keadilan.

“Kalau kami rakyat yang punya utang ke bank, mereka bisa menyita, menyandera, bahkan memaksa. Tapi ketika kami menagih ke direktur bank, tak ada kekuatan hukum yang bisa melindungi kami. Itulah hukum kita,” katanya lirih.

Hingga berita ini diturunkan, Hasan Hamid belum memberikan respons atas upaya konfirmasi yang dilakukan oleh maleonews.com.

No More Posts Available.

No more pages to load.