Tersinggung Disebut Kecil dan Lemah, Pemuda di Bilato Tikam Buruh hingga Tewas! Pelaku Dibekuk Tim URC Polres Gorontalo

oleh -82 Dilihat
oleh

maleonews.com, Kabupaten Gorontalo – Peristiwa berdarah menggemparkan warga Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo. Seorang buruh harian lepas berinisial I (28) meregang nyawa setelah menjadi korban penikaman menggunakan badik yang diduga dilakukan oleh Y-L (24), Senin (1/6/2026).


Pelaku berhasil diamankan Tim Resmob Polres Gorontalo beberapa jam setelah kejadian. Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan polisi yang diterima aparat terkait tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban meninggal dunia.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum insiden maut itu terjadi, korban dan pelaku diketahui sedang berkumpul bersama sejumlah rekan mereka sambil mengonsumsi minuman keras di Desa Bumela, Kecamatan Bilato. Ketegangan mulai muncul ketika pelaku menegur korban yang memutar musik dengan suara keras saat waktu salat Asar tiba.


Korban sempat mematikan musik, namun suasana yang awalnya tampak reda ternyata menyisakan persoalan. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 17.45 WITA, korban kembali bertemu dengan pelaku di dekat rumah pelaku di Desa Lamahu. Keduanya terlibat adu mulut setelah korban mengaku tidak terima atas teguran yang diberikan sebelumnya.


Menurut keterangan yang diperoleh penyidik, korban diduga melontarkan kata-kata yang membuat pelaku tersinggung. Emosi yang memuncak membuat pelaku diduga mengambil badik dan menyerang korban secara brutal. Korban mengalami sejumlah luka tusuk di bagian perut, dada kiri dan kanan, serta bagian belakang tubuh.


Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha memberikan pertolongan. Korban yang sudah bersimbah darah segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun nahas, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.


Tak lama setelah kejadian, Tim URC dan Resmob Polres Gorontalo bergerak cepat melakukan penyelidikan. Saat menuju lokasi, petugas memperoleh informasi bahwa pelaku telah mengamankan diri di Mapolsek Boliyohuto. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal sebelum membawa pelaku beserta barang bukti ke Mapolres Gorontalo untuk proses hukum lebih lanjut.


Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku nekat melakukan penikaman karena tersinggung dengan ucapan korban yang menyebut dirinya kecil dan lemah. Polisi juga mengungkapkan bahwa baik korban maupun pelaku sebelumnya sama-sama mengonsumsi minuman keras.


Saat ini, tersangka bersama barang bukti berupa sebilah badik telah diamankan di Mapolres Gorontalo. Pemindahan pelaku dilakukan demi alasan keamanan karena keluarga korban dan warga mulai berdatangan ke Mapolsek Boliyohuto pasca kejadian.


Kasus tersebut kini masih dalam penanganan intensif penyidik Polres Gorontalo. Polisi terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.