Wabup Gorontalo Dorong Penguatan Literasi Informasi di Era Digital

oleh -61 Dilihat

maleonews.com, GORONTALO — Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus mendorong penguatan literasi informasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah derasnya arus informasi pada era digital.

Hal itu disampaikan Tonny saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi pustakawan, guru, dan penggiat literasi Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan, Rabu (2/9/2026).

Menurut Tonny, literasi di era digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan mencari, menemukan, menilai, menganalisis, dan memanfaatkan informasi secara kritis serta bertanggung jawab.

Ia menilai kemampuan tersebut semakin penting karena masyarakat dihadapkan pada arus informasi yang cepat dan beragam.

“Literasi di era digital tidak lagi sebatas kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan mencari, menemukan, menganalisis, dan memanfaatkan informasi secara bijak, kritis, dan produktif,” kata Tonny.

Ia mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, penguatan literasi masyarakat perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan informasi.

Tonny juga mengapresiasi pelaksanaan Bimtek yang melibatkan sejumlah unsur penggerak literasi.

Ia berharap materi yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan di lingkungan kerja maupun komunitas masing-masing.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, bertukar pengalaman, dan memperkuat kompetensi dalam menghadapi tantangan literasi informasi era digital,” ujarnya.

Bimtek tersebut berlangsung selama tiga hari. Materinya antara lain mencakup pemahaman kebutuhan informasi, teknik pencarian informasi, penilaian validitas informasi, serta penyajian dan penyebarluasan informasi secara efektif dan bertanggung jawab.

Kegiatan itu disebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik serta melibatkan sinergi sejumlah perangkat daerah terkait.

Libatkan Penggerak Literasi

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo Rahmat Donny Lahatie mengatakan Bimtek tersebut melibatkan berbagai unsur penggerak literasi, mulai dari pengelola perpustakaan sekolah, pengelola perpustakaan desa, hingga penggiat literasi mandiri.

Menurut Donny, terdapat delapan penggiat literasi mandiri yang selama ini mendapat pembinaan dari pemerintah daerah dan turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Bimtek juga menjadi bagian dari upaya mendukung program GEMAR ST (Gerakan Membaca Satu Hari Satu Teks/One Day One Text) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Program tersebut diarahkan untuk membangun kebiasaan membaca pada peserta didik mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Pada tahap awal, peserta didik didorong untuk membiasakan diri membaca sedikitnya satu lembar teks setiap hari. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi aktivitas membaca yang lebih luas.

Donny menambahkan, setelah pelaksanaan Bimtek, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan melanjutkan kegiatan berupa resensi buku pada pekan berikutnya.

Kegiatan Bimtek turut dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Venny Junus Anwar, Ketua DWP Kabupaten Gorontalo Evi Sugondo Makmur, sejumlah pimpinan OPD, serta undangan lainnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.