Bukan Sekadar Pawai! Kendaraan Hias Islami Siap Bikin Gorontalo “Banjir” Shalawat

oleh -75 Dilihat
oleh

maleonews.com, KABGOR – Semarak memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah bakal mewarnai Kabupaten Gorontalo.

SRIKANDI Jaga Desa bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Gorontalo siap menggelar Pawai Kendaraan Hias Islami bertajuk “ABPEDNAS & SRIKANDI Jaga Desa BERSHOLAWAT”.


Antusiasme masyarakat untuk ambil bagian dalam kegiatan tersebut disebut terus meningkat. Berbagai elemen masyarakat dipastikan akan ikut memeriahkan pawai yang mengusung nuansa Islami sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi tersebut.


Ketua SRIKANDI Jaga Desa Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi, mengatakan peserta yang akan mengikuti pawai datang dari berbagai kalangan.

Mulai dari perwakilan desa dan kelurahan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga pengurus remaja masjid.


“Pesertanya sangat beragam, mulai dari perwakilan Desa/Kelurahan, OPD, pelajar, BUMD, tokoh masyarakat, ormas, hingga pengurus Remaja Masjid,” ujar Maryam kepada awak media, Selasa (1/9/2026).


Pawai kendaraan hias Islami ini dijadwalkan berlangsung Rabu, 2 September 2026, mulai pukul 14.00 WITA. Peserta akan memulai perjalanan dari Lapangan Karya Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, kemudian bergerak menuju titik akhir di depan Kantor Bupati Gorontalo.


Berbagai kendaraan nantinya akan dihias dengan ornamen bernuansa Islami. Pawai tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tontonan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam melalui lantunan shalawat dan pesan-pesan keagamaan yang dikemas dalam suasana meriah.


Maryam memastikan seluruh persiapan teknis telah dilakukan. Panitia juga telah melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian dan dinas terkait untuk memastikan pelaksanaan pawai berjalan aman, tertib dan lancar.


Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai kesempatan memperkuat persaudaraan sekaligus menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.


“Melalui acara ini, mari kita bumikan shalawat, perkuat tali persaudaraan, serta syiarkan Islam sambil menjaga tradisi dan keberagaman di desa kita tercinta,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.