‘Katanya Karaoke Keluarga!’ Kades Hulawa Bongkar Dugaan Aktivitas yang Bikin Warga Resah

oleh -91 Dilihat
oleh

maleonews.com, Kab. Gorontalo – Penolakan terhadap keberadaan Karaoke Family di Dusun II, Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, terus bergulir.

Kali ini, Kepala Desa Hulawa, Herlina Lihawa, angkat bicara dan mengungkap sejumlah fakta yang dinilai semakin memperkuat keresahan masyarakat.


Herlina mengaku pemerintah desa awalnya tidak mengetahui keberadaan tempat karaoke tersebut. Menurutnya, pemilik usaha tidak pernah melakukan pengurusan izin maupun koordinasi dengan pemerintah desa sebelum menjalankan aktivitas usahanya.


“Kami tidak pernah menerima pengurusan izin di desa. Setelah ada laporan dari masyarakat, kami langsung menindaklanjutinya melalui kepala dusun untuk mendatangi pemilik tempat karaoke tersebut,” ujar Herlina.


Saat didatangi aparat desa, pemilik Karaoke Family disebut menjelaskan bahwa tempat tersebut hanya digunakan sebagai sarana hiburan keluarga. Namun, berdasarkan informasi dan keluhan warga yang diterima pemerintah desa, kondisi di lapangan justru berbeda.


Menurut Herlina, tempat karaoke tersebut diduga disewakan kepada masyarakat umum, termasuk pengunjung dari luar desa. Bahkan, warga melaporkan adanya aktivitas konsumsi minuman keras serta keberadaan perempuan pemandu lagu yang kerap menemani tamu di dalam ruangan karaoke.


“Awalnya disampaikan hanya untuk karaoke keluarga. Tapi kenyataannya justru menimbulkan keresahan. Warga sering mendengar suara teriakan dari dalam room hingga larut malam. Bahkan ada laporan tentang perempuan pemandu lagu yang sering menemani tamu,” katanya.


Dalam pernyataannya, Herlina juga mengungkapkan keluhan warga terkait dampak sosial yang ditimbulkan. Ia menyebut ada cerita yang berkembang di masyarakat mengenai sejumlah suami yang rela menghabiskan bahkan menjual ternak demi menghabiskan waktu di tempat karaoke tersebut.


“Keluhan seperti ini yang kami terima dari masyarakat. Karena itu pemerintah desa tidak bisa menutup mata terhadap keresahan yang sedang terjadi,” tegasnya.


Selain persoalan aktivitas hiburan malam, Herlina menyoroti lokasi Karaoke Family yang dinilai tidak layak. Pasalnya, bangunan tempat karaoke tersebut berada sangat dekat dengan rumah ibadah sehingga memicu keberatan dari masyarakat sekitar.


Menurutnya, keberadaan tempat hiburan yang beroperasi hingga larut malam di dekat kawasan ibadah berpotensi mengganggu kenyamanan warga.


Karena itu, Pemerintah Desa Hulawa meminta Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan instansi terkait untuk mempertimbangkan kembali keberadaan Karaoke Family.

Herlina berharap aspirasi masyarakat yang menginginkan penutupan tempat tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah.


“Kami berharap pemerintah daerah dapat melihat kondisi yang terjadi di lapangan. Banyak masyarakat yang mengeluh karena aktivitas karaoke berlangsung sampai tengah malam bahkan dini hari. Ini harus menjadi bahan pertimbangan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan warga,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.