Kejari Jadi “Pasar Dadakan”! PARAS ST Gorontalo Pangkas Harga Lebih Setengah

oleh -13 Dilihat
oleh

maleonews.com, KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga stabilitas harga pangan melalui Program Pasar Murah Bersubsidi (PARAS ST). Uniknya, kegiatan ini digelar secara kolaboratif di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Selasa (03/03/2026).
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa kolaborasi bersama unsur Forkopimda, termasuk pihak kejaksaan, merupakan langkah strategis untuk memastikan distribusi pangan berjalan tepat sasaran dan transparan. Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok merupakan bentuk perlindungan sosial yang wajib dijamin pemerintah, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Untuk memperkuat rantai pasok, Pemkab Gorontalo turut menggandeng mitra ritel nasional seperti Alfamart dan Indomaret, serta pelaku usaha sektor gula, perikanan, dan peternakan.
Program PARAS ST ditargetkan menjangkau 19 kecamatan dengan total alokasi 19.000 paket bersubsidi. Komoditas yang disediakan meliputi bahan pokok vital seperti beras, bawang merah, cabai rawit, dan minyak goreng.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo, Viktor Asiku, menjelaskan bahwa PARAS ST merupakan instrumen intervensi pasar untuk mengendalikan inflasi daerah, khususnya saat lonjakan permintaan di bulan Ramadan.
Dalam program tersebut, setiap paket komoditas mendapat subsidi lebih dari 50 persen. Jika harga normal mencapai Rp134.500 per paket, melalui PARAS ST masyarakat cukup membayar Rp60.000.
“Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp74.500 per paket atau setara 55,39 persen dari harga pasar. Ini adalah bentuk keberpihakan fiskal pemerintah daerah agar masyarakat rentan tetap memiliki daya beli yang kuat,” ujar Viktor di hadapan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus.
Bupati Sofyan Puhi juga mengapresiasi dukungan DPRD Kabupaten Gorontalo dalam penganggaran program tersebut. Ia berharap sinergi eksekutif, legislatif, dan yudikatif menjadi fondasi kokoh dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kondusivitas masyarakat Gorontalo hingga Idulfitri mendatang.

No More Posts Available.

No more pages to load.