Selembar Identitas, Sejuta Harapan: Babak Baru Hidup Ipu Linggoboto

oleh -34 Dilihat
oleh

maleonews.com, KABGOR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gorontalo turun langsung ke Lingkungan IV, Kelurahan Kayubulan, Selasa (3/3/2020), untuk melakukan perekaman KTP elektronik secara jemput bola.
Layanan tersebut menyasar seorang warga bernama Ipu Linggoboto yang selama bertahun-tahun hidup tanpa dokumen kependudukan aktif. Ketiadaan identitas resmi membuat aksesnya terhadap berbagai layanan sosial pemerintah tertutup.
Ipu sehari-hari bekerja sebagai petani penggarap sawah milik warga. Hidup sebatang kara, ia menggantungkan penghasilan dari sistem bagi hasil. Kepada pemilik sawah, ia mengaku menerima upah satu karung gabah jika hasil panen mencapai 17 karung. Jika panen lebih dari itu, bagiannya bisa sedikit bertambah. Namun rata-rata, satu karung gabah per musim panen menjadi penopang hidupnya dari hari ke hari.
Meski kondisi ekonominya berada di bawah garis kemiskinan, Ipu tak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial. Ketiadaan administrasi kependudukan yang aktif menjadi penghalang utama. Secara administratif, namanya tak pernah diusulkan dalam berbagai program bantuan pemerintah karena status dokumennya bermasalah.
Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dukcapil Kabupaten Gorontalo, Icam Kalay, yang memimpin langsung pelayanan tersebut, menjelaskan bahwa Ipu sebenarnya telah terdaftar dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Namun, status datanya nonaktif sehingga perlu dilakukan perekaman ulang untuk mengaktifkannya kembali.
“Datanya ada di sistem, tetapi harus diperbarui agar bisa digunakan untuk berbagai keperluan layanan,” ujar Icam.
Dalam kegiatan itu, tim Dukcapil turut didampingi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) serta aparat Kelurahan Kayubulan.
Layanan jemput bola administrasi kependudukan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk memastikan setiap warga memiliki identitas resmi sebagai pintu masuk memperoleh hak-hak dasar, mulai dari bantuan sosial hingga jaminan kesehatan. Dengan KTP dan KK yang kini aktif, harapan baru pun terbuka bagi Ipu untuk mendapatkan akses layanan yang selama ini tak pernah ia rasakan.

No More Posts Available.

No more pages to load.