Ekonomi Kabgor Ngebut 5,35 Persen! Tumbuh Pesat, Tapi Inflasi Mulai Mengintai

oleh -7 Dilihat
oleh

maleonews.com, KABGOR – Kinerja ekonomi Kabupaten Gorontalo sepanjang 2025 menunjukkan akselerasi yang cukup impresif. Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik pada Rabu (04/03/2026), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gorontalo tercatat mencapai 5,35 persen. Angka ini melonjak dibandingkan capaian 2024 yang berada di level 4,9 persen.
Kepala BPS Kabupaten Gorontalo, Suparno, menjelaskan bahwa lonjakan tersebut ditopang sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 11,86 persen, disusul sektor real estate sebesar 8,92 persen. Meski demikian, struktur ekonomi daerah masih didominasi sektor pertanian dengan kontribusi sekitar 38 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
“Secara regional, Kabupaten Gorontalo berperan strategis sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di Provinsi Gorontalo, dengan kontribusi hampir sepertiga terhadap total perekonomian provinsi,” jelas Suparno.
Namun di tengah tren positif itu, tekanan inflasi mulai menjadi perhatian. BPS mencatat inflasi Februari 2026 secara year on year (yoy) mencapai 5,21 persen. Kenaikan ini dipicu oleh normalisasi tarif listrik setelah berakhirnya periode diskon awal 2025, serta meningkatnya harga sejumlah komoditas pangan seperti ikan selar, cakalang, dan bawang merah. Secara bulanan (month to month), inflasi tercatat sebesar 0,68 persen.
BPS pun mengingatkan potensi tekanan lanjutan pada Maret, terutama dengan adanya rencana penyesuaian tarif PDAM serta meningkatnya permintaan bahan pokok menjelang Idulfitri. Karena itu, sinergi lintas sektor dinilai krusial untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga di pasar.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo didorong mempercepat hilirisasi sebagai kelanjutan penguatan sektor pertanian. Transformasi dari sektor primer menuju industri pengolahan diyakini mampu menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.