UPLAND Tak Berakhir di Proyek, Sekda Sugondo Dorong Pertanian Gorontalo Naik Kelas dan Berkelanjutan

oleh -37 Dilihat
oleh

maleonews.com, KABUPATEN GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai menyiapkan langkah strategis agar Program UPLAND tetap memberi dampak besar bagi masyarakat meski masa pelaksanaan proyek telah berakhir.


Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Exit Strategy Proyek UPLAND Kabupaten Gorontalo yang berlangsung di Aston Hotel Gorontalo, Senin (29/6/2026).


FGD tersebut menjadi momentum penting untuk merumuskan strategi keberlanjutan program, sehingga berbagai manfaat yang telah dibangun melalui UPLAND tidak berhenti setelah proyek selesai, khususnya dalam memperkuat sektor pertanian di kawasan dataran tinggi.


Program UPLAND selama ini menjadi salah satu program unggulan dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penguatan kelembagaan petani, pembangunan infrastruktur pendukung, serta pengembangan komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing.


Sekda Sugondo menegaskan, keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur saat pelaksanaan proyek berlangsung, tetapi bagaimana manfaatnya mampu terus dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.


“Keberlanjutan Program UPLAND harus menjadi komitmen bersama. Penguatan kelembagaan petani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi potensi pertanian menjadi kunci agar manfaat program ini terus berjalan,” ujar Sugondo.


Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, kelompok tani, hingga pihak swasta sangat diperlukan untuk menjaga hasil pembangunan yang telah dicapai melalui program tersebut.


Program UPLAND atau The Development of Integrated Farming System in Upland Areas merupakan program Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang mendapat dukungan pembiayaan dari Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD).


Di Kabupaten Gorontalo, program ini telah berjalan sejak 2021 dengan fokus pengembangan komoditas unggulan pisang Gapi yang dikembangkan di Desa Toyidito, Kecamatan Pulubala, serta Desa Dulamayo Selatan.


Melalui FGD ini, pemerintah bersama para pemangku kepentingan menyusun sejumlah strategi lanjutan, mulai dari penguatan kelembagaan petani, pemeliharaan infrastruktur, perluasan akses pembiayaan, penguatan jaringan pemasaran, hingga peluang replikasi keberhasilan Program UPLAND di wilayah lain.


Dengan strategi keberlanjutan tersebut, Pemkab Gorontalo berharap UPLAND tidak hanya menjadi program pembangunan, tetapi menjadi fondasi baru bagi pertumbuhan ekonomi petani dan kemajuan sektor pertanian daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.